...
Iklan - Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Iklan - Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Iklan - Scroll ke bawah untuk lanjut membaca

Misi Utama PB IKIB Adalah Merajut Kebersamaan Dan Memperkokoh Silaturrahim

Penulis:
Dr. Sudirman K. Udja, M.Si
Penulis adalah Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako 

Dr. Sudirman K. Udja, M.Si. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako yang saat ini menjabat sebagai Kordinator Biro Sosial Budaya dan Agama PB IKIB (Ikatan Keluarga Indonesia Buol)

Sejak berdirinya Ikatan Keluarga Indonesia Buol (IKIB) pada tahun 1997, para pendiri organisasi ini telah sepakat bahwa visi IKIB yang paling utama adalah “merajut kebersamaan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan berazaskan nilai nilai kekeluargaan yang dalam bahasa agama dikenal dengan istilah silaturrahmi”.

Istilah silaturrahmi dalam perspektif teologis merupakan kewajiban setiap orang baik secara individu maupun kolektif untuk menyambung dan memelihara nilai-nilai kekeluargaan, persatuan dan kesatuan. Bahkan orang-orang yg dengan sengaja memutuskan tali silaturahim diancam masuk neraka.

Berdasarkan perspektif inilah, sehingga Pengurus Besar Ikatan Keluarga Indonesia Buol (PB IKIB) sebagai suatu wadah berhimpun warga Buol yang ada di daerah rantau merasa berkewajiban untuk merajut, memperkokoh dan mempererat tali silaturahim yang dimaksud dengan sesama warga masyarakat dan pemerintah yang ada di daerah ini.

Menjalin, memperkokoh dan mempererat tali silaturahim atas sesama warga, menurut keyakinan PB IKIB sangat penting. Itulah sebabnya sehingga PB IKIB terus berupaya untuk memelihara dan memperkokoh hubungan silaturahim ini dalam rangka menjaga harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sejak PB IKIB periode 2020-2025 dikukuhkan, maka sejak saat itu pula PB IKIB berupaya maksimal untuk memelihara hubungan internal antar sesama warga Buol baik warga Buol yang ada di daerah rantau maupun dengan warga Buol yang ada di Kabupaten Buol.

Upaya memperkokoh silaturahim secara internal diwujudkan dalam bentuk program kerja bulanan dengan melakukan kegiatan arisan dan pengajian serta kegiatan lainnya seperti memberikan bantuan duka, bantuan kepada warga korban kebakaran di Tolitoli dan bantuan kepada pasien covid 19 di Kabupaten Buol.

Baca Juga:
Angsa Putih: Reward Berkat Penanganan Sampah Buruk, Jadi Kita Harus Bagaimana?

Berbagai kegiatan kemasyarakatan yang menjadi misi IKIB di antaranya seperti ibadah qurban setiap tahun, buka puasa bersama, kegiatan halal bil halal, maulid Nabi Muhammad dan peringatan isra’ mi’raj.

Semua kegiatan yang diemban oleh IKIB tidak lain dan tak bukan bertujuan untuk merajut kebersamaan, mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkokoh silaturahim berazaskan nilai nilai kekeluargaan yang merupakan “budaya kearifan lokal” warga Buol di daerah rantau.

Secara eksternal, kegiatan silaturahim yang diemban oleh PB IKIB di antaranya melakukan pertemuan (audience) dengan Walikota Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, BNPB dan Badan Kesbangpol Sulawesi Tengah. Kegiatan yang sama juga berlangsung pada hari Kamis 16 Juni 2022 antara PB IKIB dengan Wakapolda Sulawesi Tengah di ruang kerja beliau. PB IKIB diterima oleh Wakapolda dengan senang hati dan sangat familiar.

Dalam kesempatan ini Wakapolda Sulteng Brigjen Heri Santoso, S.IK. MH., menjelaskan bahwa hubungan silaturahim sangat penting di antara sesama warga masyarakat sehingga dapat menciptakan suasana Kamtibmas yang sejuk, damai, nyaman dan aman.

Baca Juga:
Rudianto: Front Parlemen Jalanan Mendesak Pemda Untuk Segera Membangun Perguruan Tinggi Di Kabupaten Buol

Dalam kesempatan ini Wakapolda Sulteng mengharapkan dan mengajak kepada PB IKIB sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat independen untuk bermitra dengan lembaga atau institusi lainnya termasuk institusi kepolisian untuk menjaga dan memelihara  kondisi Kamtibmas yang ada di Kota Palu khususnya dan Sulteng pada umumnya.

Hubungan kerja kemitraan menurut Wakapolda Sulteng sangat penting dalam menjaga dan memelihara suasana Kamtibmas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini memang sangat urgen karena di daerah kita ini rawan sekali dengan munculnya konflik sosial.

Dengan adanya hubungan silaturahim yang baik di satu sisi dan hungan kerja kemitraan pada sisi yang lain, maka Insya Allah tidak akan pernah terjadi konflik sosial di antara anggota masyarakat kita.

Harapan Wakapolda Sulteng tersebut disambut baik dan senang hati oleh PB IKIB melalui Ketua Umum Syamsudin Kuntuamas yang di dampingi oleh Dr. Jamaludin Sakung, M.Si (Wasekjen), Dr. Sudirman K. Udja, M.Si (Kord. Biro Sosial Budaya dan Agama), Suarsono Basiro. S.Sos, M.Si (Kord. Biro Ekonomi Kreatif dan Muchsin Sirajudin (Kord. Biro HAM) serta bapak Romy S.A Gafur sebagai anggota kepolisian RI yang bertugas di Polda Sulteng.

Baca Juga:
Moh. Taufik Abdullah, SE., ME.: Otak Ini Berbahaya, ada Industri Baru di Dalamnya

Ketua Umum PB IKIB dalam kesempatan audience tersebut memperkenalkan eksistensi, Visi dan Misi organisasi PB IKIB, sehingga Wakapolda Sulteng menyambutnya dengan senang hati dan penuh semangat kekeluargaan.

Suasana audience ini berlangsung sangat cair dan familiar, penuh tawa serta kekeluargaan. Diakhir pertemuan Wakapolda Sulteng mengatakan jika ada kasus Kamtibmas yang terjadi di masyarakat kita, sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan di masyarakat itu sendiri apalagi jika hanya kasus yang ringan tidak perlu dibawah ke kepolisian. Penegasan Wakapolda tersebut mencerminkan prinsip demokrasi dan penegakan nilai-nilai kemanusiaan.

Tidak hanya sampai disitu kegiatan PB IKIB dalam merajut kebersamaan ini. PB IKIB berencana akan bersilaturrahmi dengan warga masyarakat bersama-sama pemerintah Kabupaten Buol pada tanggal 20 dan 21 Januari 2023 akan datang. Dalam program silaturrahmi ini PB IKIB berusaha menyelenggarakan kegiatan jalan santai dan senam jantung sehat.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturrahim dalam membangun Buol kini dan akan datang. Hal ini sangat relevan dengan falsafah organisasi IKIB “motongurlipu mopotinggai momongun bvuoyo moyodiot atoo pi’il aagu rooho”, Falsafah kehidupan ini bermakna bersatu mensejajarkan dan berdaya saing dengan daerah yang sudah maju dalam membangun Buol berlandaskan pada nilai nilai kemanusiaan dan agama.

Baca Juga:
dr. Amirudin Rauf: Berbakti Kita Di Ladang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari buolonline.com, mari bergabung di Grup WhatsApp “buolonline.com”, caranya klik link berikut chat.whatsapp.com/Fmh879BC3ca21UZkH9Wf3X kemudian klik gabung, temukan juga kami di Facebook Buol Online dan Instagram @BuolOnline. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari buolonline.com di Grup WhatsApp kami, klik link berikut whatsapp/GrupBuolOnline kemudian klik gabung, temukan juga kami di Facebook Buol Online dan Instagram @buol_online.

Penulis

Wisryanto Mai
Pemimpin Redaksi
Subsribe
Beri tahu tentang
guest
0 Comments
Umpan Balik Sebaris
Lihat semua komentar

Artikel Terkait

Postingan Terbaru

Trending Minggu Ini

Berikan Komentarmu

Iklan Baris

Syahril Pusadan, SE, M.Si, mantan anggota DPRD Buol mencalonkan diri ke DPRD Provinsi Dapil Buol Tolitoli pemilu 2024

Pengumuman

Pilihan Edidor

Iklan Baris

CLOSE X
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.